Budidaya Lele di Desa Sukowiryo

Sukowiryo, merupakan Desa yang kaya akan air bersih. dalam rangka memanfaatkan kekayaan itu, maka gagasan budidaya ikan lele ini terwujud. Kegiatan budidaya ikan lele dilaksanakan oleh beberapa tokoh Masyarakat dan di bantu oleh perwakilan KKN untuk menjelaskan cara budidaya ikan lele. Kegiatan pertama budidaya ikan lele yaitu menyiapkan media berupa terpal, pagar penahan dan bibit lele yang masih anakan. Debit air yang untuk budidaya ikan lele antara 30-40 cm untuk menampung 2000 bibit ikan lele anakan. Pembuatan wadah lele terdiri dari besi yang berbentuk persegi dan terpal khusus kolam lele berukuran 2m x 1m yang mampu menampung 2000 bibit lele. Bibit lele ada beberapa jenis yaitu bibit lele kecil , sedang dan besar.

Setelah berdiskusi dengan masyarakat,  mahasiswa KKN memilih bibit lele yang kecil  yang kemudian disebarkan dalam kolam lele tersebut. Sebelum memasukkan bibit lele dalam kolam, kolam tersebut diisi air setinggi 30cm, lalu diberikan bahan organik.Bahan organik ini diberikan agar lele mampu beradaptasi di dalam kolam tersebut.Pada dasarnnya lele tidak tahan hidup di air tawar, oleh karena itu diberikannya bahan organik.Setelah kolam diisi air didiamkan selama dua hari, kemudian bibit lele dapat dimasukkan dalam kolam tersebut.

Dengan dikembangkannya inovasi dalam pemanfaatan air bersih untuk budidaya lele ini diharapkan mampu mengurangi jumlah warga yang menganggur dan dapat meningkatkan kualitas perekonomian warga setempat, juga memajukan desa sukowiryo agar lebih berkembang dalam pekerjaan kehidupan sehari-hari.

Related posts

Leave a Comment