Program Kerja Pembuatan Kolam Lele oleh Mahasiswa KKN di Desa Sukowiryo

Desa Sukowiryo – Minggu (23/7) bertempat di dusun Blumben warga desa Sukowiryo melakukan kerja bakti untuk membuat kolam lele bersama mahasiswa KKN UMD Universitas Jember. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang ekonomi KKN UMD kelompok 033 di desa Sukowiryo. Program kerja pembuatan kolam lele ini merupakan program kerja yang menghabiskan waktu lumayan lama karena observasi tentang lokasi pembuatan kolam dan daya dukung warga yang di tinjau secara matang selama hampir satu minggu . Orang yang terlibat di dalamnya juga skalanya cukup luas.

Dua hari sebelum melakukan kerja bakti, mahasiswa KKN melakukan pertemuan dengan warga dusun untuk menjelaskan dan berkoordinasi mengenai program kerja pembuatan kolam lele. Saat koordinasi ini mahasiswa juga di temani oleh bapak kampong dusun Blumben sebagai narahubung antara mahasiswa dan warga. Setelah melakukan koordinasi dengan warga, pelaksanaan kerja bakti pun dimulai pada hari minggu pada pukul 07.00 WIB dengan mengumpulkan warga di lapangan voli desa kemudian dilanjutkan briefing mengenai tempat pemotongan bambu. Bambu yang digunakan berjumlah tiga potong ukuran besar yang merupakan bambu milik bapak kades desa Sukowiryo yang masih dekat dengan lokasi pembuatan kolam lele. Kemudian pak Syaiful yang merupakan pakar lele di desa Sukowiryo menjelaskan tentang kontruksi bangunan kolam dengan gambar sederhana di kertas , hal ini bertujuan untuk menentukan ukuran dan berapa potong bambu yang diperlukan untuk pembuatan kolam lele. Setelah penjelasan singkat warga kemudian memotong, mengukur dan beberapa orang melakukan survei lokasi tanah untuk pembuatan kolam lele.

Awalnya mahasiswa KKN sedikit kesulitan untuk menentukan lokasi program kerja ini karena adanya kekhawatiran tentang progres kedepannya. Muhamad Ridho selaku Penanggung Jawab program kerja ini mengatakan bahwa “iya memang awalnya kita ragu untuk melaksanakan program kerja ini namun setelah kita bertemu langsung dengan bapak kepala desa dan pada saat observasi terakhir di dusun Blumben kita menjadi optimis bisa menjalankan dan alhamdulillah sekarang sudah terlaksana”. Hal senada juga di utarakan oleh Udin Rozak selaku Kordinator Desa “sebenarnya kita juga mempertimbangkan untuk merubah dan fokus ke program yang bukan kolam lele namun alhamdulillah saat terakhir observasi sambutan pak kades dan warga sangat antusias, selain itu hal positif lainnya adalah di Dusun ini pemudanya sangat kooperatif untuk di ajak bekerja sama”. Salah satu warga desa Mas Dikin mengatakan bahwa “alhamdulillah dusun saya diberikan kesempatan untuk menjadi tempat program kerja dari mahasiswa KKN, saya sangat tertarik dengan tujuan dari progarm kerja adik adik saya yang ingin agar kolam ini bisa berdaya dan menjadi potensi tersendiri dari desa Sukowiryo sehingga nantinya bisa terkenal dan dikirim ke berbagai daerah di luar Bondowoso.

 

Related posts

Leave a Comment